Jajaran Pemerintah Desa Landih bersama lembaga desa dan tokoh adat melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka merayakan Hari Raya Saraswati. Kegiatan keagamaan yang ditujukan sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya ilmu pengetahuan ini dipusatkan di area Padmasana Kantor Desa Landih dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Pelaksanaan upacara suci ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di lingkungan desa. Seluruh perangkat desa, staf operasional, jajaran anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga para tokoh masyarakat dari Desa Adat Landih tampak memadati area suci Padmasana. Kehadiran unsur dinas dan adat yang berbaur menjadi satu ini mencerminkan tingginya sinergi serta kebersamaan masyarakat Landih dalam menjaga tradisi warisan leluhur.
Rangkaian persembahyangan berjalan lancar dengan suasana yang sangat religius. Ritual ini dilaksanakan sebagai wujud bakti kepada manifestasi Tuhan sebagai Dewi Saraswati, sekaligus memohon anugerah pencerahan, kebijaksanaan, dan kelancaran bagi para abdi desa dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik sehari-hari.
Setelah seluruh prosesi persembahyangan dan pemujaan selesai, rangkaian kegiatan tidak langsung berakhir. Acara dilanjutkan dengan tradisi meprani atau makan bersama di area balai atau halaman kantor desa. Seluruh peserta upacara duduk membaur untuk menikmati hidangan yang telah dipersiapkan secara swadaya.
Kegiatan makan bersama ini menjadi penutup yang sarat akan makna kebersamaan. Selain sebagai bentuk syukur, tradisi meprani tersebut berfungsi sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan, mencairkan suasana, dan menjaga kekompakan antara aparatur pemerintah desa dengan para tokoh adat. Melalui momentum perayaan Saraswati ini, keharmonisan dan solidaritas di lingkungan Desa Landih diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung kemajuan pembangunan desa ke depannya.